Tips Menghadapi Banjir Yang Terjadi di Masa Pandemi

Floods

Musim hujan adalah musim yang ditunggu-tunggu setelah musim kemarau panjang. Air hujan diharapkan dapat menyuburkan kembali tanah-tanah yang mengering dan mengisi persediaan air tanah. Meski demikian, musim hujan adalah musim yang patut diwaspadai, terutama jika daerah tempat tinggal Anda berlokasi di wilayah rawan banjir atau memiliki sistem saluran air yang baik, tingginya curah hujan tentu membawa risiko banjir.

Terlebih banjir yang terjadi di masa pandemi bisa membuat keadaan menjadi lebih sulit dibanding sebelumnya, karena selain risiko penyakit yang ditimbulkan akibat banjir, risiko penyebaran virus COVID-19 bisa semakin mudah terjadi akibat rendahnya penerapan protokol kesehatan saat evakuasi banjir.

Oleh karena itu, kita perlu mengantisipasi semua risiko yang mungkin terjadi di musim hujan ini, khususnya bagi Anda yang memiliki tempat tinggal rawan banjir. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebagai upaya untuk menghadapi banjir di masa pandemi:

  1. Letakkan surat-surat berharga di tempat yang aman

Pastikan Anda menyimpan dokumen dan surat-surat berharga di lemari atau tempat paling tinggi yang tidak terjangkau banjir. Hal ini dilakukan agar surat dan dokumen penting tersebut tidak terendam maupun rusak saat banjir menyerang. Terlebih ketika Anda tidak di rumah saat banjir datang.

  1. Amankan saluran listrik dan barang elektronik

Biasakan untuk mencabut barang-barang elektronik dari stop kontak agar terhindar dari risiko konsleting listrik.

  1. Mendahulukan keselamatan anggota keluarga yang sakit, lansia, dan anak-anak

Umumnya, pertolongan ekstra dibutuhkan untuk menyelamatkan keluarga yang sakit, lansia, dan anak-anak saat terjadi banjir. Oleh karenanya, pastikan Anda telah menyediakan alat-alat kesehatan, seperti P3K, pelampung, perahu karet dan memprioritaskan keluarga yang sakit, lansia, dan anak untuk mengungsi.

  1. Amankan furniture yang terbuat dari material kain

Lebih baik apabila Anda mendapatkan informasi tentang datangnya banjir, segera amankan furniture yang terbuat dari kain seperti sofa dan kasur ke tempat yang lebih tinggi. Sebab, sofa dan kasur akan sulit dikembalikan seperti semula apabila sudah terendam air banjir.

  1. Siapkan persediaan makanan instan dan multivitamin di rumah

Tak dipungkiri, banjir bisa menutup segala akses termasuk makanan. Sehingga penting untuk menyetok makanan instan agar ketika Anda dan keluarga terjebak di dalam rumah tidak kebingungan apalagi kelaparan. Namun, kita juga harus mengimbangi makanan instan yang dikonsumsi dengan multivitamin, agar imunitas tetap terjaga dan terhindar dari virus atau pun bakteri, terutama di musim penghujan.

  1. Siapkan obat-obatan darurat, masker cadangan, hand sanitizer dan disinfektan

Selain menutup akses makanan, banjir juga menyebabkan tertutupnya akses terhadap obat-obatan dan peralatan pelindung kita dari virus COVID-19. Oleh karena itu, pastikan Anda sudah memiliki cadangan yang cukup atas obat-obatan pribadi, masker cadangan, hand sanitizer dan disinfektan di rumah.

  1. Siapkan pompa bah di rumah

Pompa bah adalah alat khusus yang digunakan untuk menyedot air di dalam rumah dan menyalurkannya ke tempat lain. Biasanya, pompa ini digunakan untuk menghilangkan genangan air di dalam basement gedung. Jika dirasa perlu, Anda bisa membeli dan menyiapkan pompa ini di rumah sebagai salah satu cara menghadapi banjir.

  1. Mengungsi ke wilayah yang privat, bersih dan aman dari banjir

Selain 7 hal di atas, salah satu langkah yang penting untuk menghadapi banjir adalah mengungsi ke tempat yang privat, bersih dan aman dari banjir. Situasi pandemi menyebabkan risiko penularan COVID-19 yang lebih tinggi di pengungsian umum. Jika memungkinkan akan lebih baik apabila Anda dan keluarga dapat memilih tempat yang lebih privat, bersih dan aman dari banjir seperti tingkat ke dua rumah atau bahkan penginapan sebelum banjir terjadi. Pastikan juga Anda telah menyimpan nomor-nomor penting seperti Ketua RT dan RW atau pemadam kebakaran hingga tim SAR terkait apabila membutuhkan bantuan mendesak.

  1. Disiplin menerapkan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun

Tetap waspada bahwa saat ini kita masih berada di tengah situasi siaga pandemi, maka pastikan Anda dan keluarga selalu menerapkan protokol kesehatan, di mana pun dan dalam situasi apa pun.

Sekali lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Melakukan langkah-langkah antisipasi di atas mungkin bisa meringankan efek banjir yang dihadapi oleh Anda, tapi akan lebih baik lagi jika Anda memiliki Asuransi Home Shield dari MSIG Indonesia, karena asuransi ini memberikan Anda beragam perlindungan komprehensif bagi properti Anda terutama ketika musibah datang tak terduga. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Asuransi Home Shield klik di sini.

Bagi Anda pemegang polis Asuransi Kebakaran, maka jaminan atas banjir juga bisa Anda dapatkan melalui perluasan jaminan tambahan dalam asuransi ini. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai perluasan jaminan Asuransi Kebarakan klik di sini.

Stay safe and healthy !

Artikel lain yang mungkin Anda sukai

2021 Blog Writing Competition
03-2021 · Gaya hidup

Pandemi COVID-19 yang berlangsung hingga kini mengajarkan kita banyak hal, terutama isu lingkungan yang sering kali tanpa kita sadari, ternyata…

PA
04-2020 · Gaya hidup

Walaupun asuransi kecelakaan diri biasanya direkomendasikan untuk semua orang, beberapa orang mungkin memiliki lebih banyak alasan untuk…

01
04-2020 · Rumah

Rumah Anda bukan hanya sekadar rumah. Ini adalah aset berharga yang membutuhkan kerja keras dan tabungan bertahun-tahun untuk memilikinya. Karena…