Tahukah Anda? - Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik dari Mobil Anda

07 Sep 2026
desktop-image mobile-image

Abu vulkanik tidak hanya berpotensi mengganggu kesehatan, tetapi juga dapat berdampak pada kendaraan bermotor, khususnya mobil. Material yang terbawa akibat erupsi gunung berapi dapat menempel pada bodi, kaca, hingga bagian kaki-kaki kendaraan.

Abu vulkanik mengandung partikel yang bersifat abrasif dan dapat meningkatkan risiko kerusakan pada permukaan kendaraan. Jika dibiarkan terlalu lama, abu tersebut berpotensi menyebabkan korosi, merusak lapisan cat, hingga menimbulkan goresan pada kaca mobil. Oleh karena itu, pemilik kendaraan yang mobilnya terkena abu vulkanik perlu melakukan proses pembersihan dengan cara yang tepat.

Beberapa Langkah Membersihkan Abu Vulkanik dari Kendaraan

  1. Hindari Langsung Mengelap Abu Vulkanik. Kesalahan yang paling umum dilakukan adalah langsung mengelap abu yang menempel pada kendaraan menggunakan kain atau kemoceng. Partikel abu vulkanik yang masih berada di permukaan dapat bergesekan dengan cat dan menyebabkan goresan pada bodi kendaraan.
  2. Jangan Mengaktifkan Wiper Saat Kaca Masih Kering. Angkat wiper kaca depan sebelum membilas kendaraan. Jangan pernah mengaktifkan wiper saat kaca depan masih kering atau tertutup abu vulkanik karena partikel abu dapat menggores permukaan kaca. Bersihkan bilah wiper menggunakan air bersih sebelum digunakan kembali.
  3. Bilas Kendaraan Secara Menyeluruh dengan Air Mengalir. Langkah pertama yang paling aman adalah membilas kendaraan menggunakan aliran air yang cukup dan terus-menerus untuk membantu mengangkat partikel abu dari permukaan. Mulailah dari bagian atap kendaraan dan lanjutkan ke bagian bawah agar partikel abu dapat terangkat dengan aman. Pastikan abu benar-benar terbilas, bukan sekadar dibasahi.
  4. Cuci Menggunakan Sampo Mobil. Setelah pembilasan awal, cuci kendaraan menggunakan sampo mobil yang sesuai. Bilas hingga bersih, kemudian keringkan permukaan kendaraan dengan handuk mikrofiber yang bersih dan lembut.
  5. Periksa Filter Udara dan Filter Kabin AC. Abu vulkanik dapat menumpuk pada filter udara maupun filter kabin AC. Lakukan pemeriksaan dan pembersihan secara berkala untuk mencegah gangguan pada sistem kendaraan. Gantilah filter jika kondisinya sudah terlalu kotor atau tidak layak digunakan.
  6. Perhatian Khusus untuk Kendaraan Listrik (EV). Untuk kendaraan listrik, fokuskan pembersihan pada:

    • Filter udara kabin
    • Sistem pendinginan
    • Port pengisian daya (charging port)
    • Sistem rem dan kolong kendaraan
    • Konektor yang terlihat dari luar

    Hindari membuka atau membongkar sistem baterai tegangan tinggi sendiri. Jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, gunakan layanan bengkel resmi.

  7. Gunakan Penutup Kendaraan Saat Tidak Digunakan. Saat kendaraan tidak digunakan, disarankan untuk menggunakan penutup mobil sebagai langkah pencegahan agar kendaraan tidak terpapar abu vulkanik. Namun, pastikan permukaan kendaraan sudah bersih sebelum memasang penutup. Jangan pernah memasang penutup pada kendaraan yang masih tertutup abu karena gesekan antara kain dan partikel abu dapat menggores lapisan cat kendaraan. Selain itu, apabila memungkinkan, parkirkan kendaraan di garasi atau bangunan yang tertutup.

Jika Abu Vulkanik Menumpuk Tebal
Apabila kendaraan tertutup abu vulkanik dalam jumlah yang cukup tebal, sebaiknya hindari menggunakan kendaraan terlebih dahulu. Lakukan pembersihan secara menyeluruh dan, bila perlu, bawa kendaraan ke bengkel resmi untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga penjelasan di atas dapat menambah pemahaman Anda tentang cara aman membersihkan abu vulkanik dari mobil. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk asuransi dari MSIG Indonesia, silakan kunjungi situs resmi kami di www.msig.co.id atau hubungi pusat layanan 1500 674 (MSI) untuk mendapatkan informasi komprehensif dan layanan interaktif.

 

Back to top