Tahukah Anda? - Bagaimana Melindungi Bagasi Terdaftar Anda saat Bepergian

04 May 2026
desktop-image mobile-image

Bepergian dengan pesawat sering kali memunculkan kekhawatiran tentang kondisi bagasi yang Anda bawa. Mulai dari proses check-in, penanganan di konveyor, hingga pemindahan dari dan ke dalam pesawat, semua berisiko membuat koper Anda rentan terhadap goresan, benturan, bahkan kerusakan serius. Melindungi koper bukan hanya soal menjaga penampilan luar, namun juga memastikan barang berharga di dalamnya tetap aman.

Tips Menghindari Kerusakan Koper saat Anda Bepergian dengan Pesawat

Saat Packing

  1. Pilih Koper yang Tepat

    Pilih koper yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda. Jika perlindungan barang pecah belah adalah prioritas, pilih koper hardcase berkualitas tinggi dari bahan polikarbonat atau ABS/plastik keras yang mampu menahan benturan dan tekanan.

    Namun, jika Anda membutuhkan fleksibilitas dan bobot yang ringan, koper kain atau softcase adalah pilihan yang tepat. Koper yang dilengkapi dengan sudut yang diperkuat (reinforced corners) juga bisa menjadi pilihan terbaik Anda.

  2. Kemas dengan Benar

    Saat mengemas, pastikan tidak ada ruang kosong di dalam koper agar barang tetap stabil dan memberikan tekanan pada dinding koper jika terjadi benturan.

    Untuk barang yang mudah pecah, bungkus barang menggunakan kain tebal seperti pakaian, syal, atau handuk, lalu letakkan di bagian tengah koper, jauh dari sisi tepi. Sementara itu, untuk barang-barang penting lainnya seperti elektronik, obat-obatan pribadi, atau dokumen, sebaiknya dimasukkan ke dalam tas kabin (carry-on).

  3. Periksa Roda dan Pegangan

    Pastikan roda koper tertanam kuat dan pegangan (handle) kokoh. Roda yang tidak kuat atau pegangan yang longgar adalah dua bagian koper yang paling rentan mengalami kerusakan selama proses handling.

  4. Gunakan Pelindung Tambahan

    Gunakan sarung koper untuk melindungi koper Anda dari goresan, debu, dan cairan. Penggunaan tali pengaman (luggage strap) yang melingkari koper secara horizontal dan vertikal juga dapat memberikan pengamanan jika ritsleting terbuka. Anda juga dapat menggunakan jasa wrapping plastic yang tersedia di bandara untuk perlindungan ekstra.

Saat Check-in

  • Pastikan Anda telah melepas semua label bagasi dan stiker maskapai dari perjalanan sebelumnya untuk menghindari kesalahan sistem dan risiko koper Anda salah tujuan.
  • Minta petugas check-in untuk memasang stiker “Fragile” atau “Handle with Care” jika Anda membawa barang-barang yang mudah rusak di dalam koper. Meskipun tidak menjamin penanganan yang sempurna, koper dengan label semacam ini sering kali dimuat terakhir dan dibongkar terlebih dahulu sehingga dapat meningkatkan kemungkinan bagasi Anda akan ditangani dengan lebih hati-hati.
  • Selalu dokumentasikan kondisi koper Anda sebelum check-in. Foto tersebut dapat menjadi bukti penting saat Anda mengajukan klaim jika terjadi kerusakan selama perjalanan.

Saat Kedatangan

  • Segera periksa kondisi koper Anda saat koper turun dari konveyor, perhatikan apakah ada bagian yang retak, pecah, robek, roda yang hilang, atau pegangan yang patah.
  • Jika Anda menemukan kerusakan pada koper, jangan tinggalkan area bandara dan segera menuju ke loket “Baggage Claim/Klaim Bagasi” atau “Lost and Found” maskapai Anda untuk mendapatkan Property Irregularity Report (PIR) yang merupakan salah satu syarat utama untuk mengklam kerusakan pada koper Anda.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, walaupun risiko kerusakan tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, namun Anda dapat secara signifikan mengendalikan hal-hal krusial untuk memastikan barang bawaan Anda tiba di tujuan dalam kondisi prima.

Semoga penjelasan di atas dapat menambah pemahaman Anda terkait dengan cara melindungi bagasi terdaftar saat bepergian. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk asuransi dari MSIG Indonesia, silakan kunjungi situs resmi kami di www.msig.co.id atau hubungi pusat layanan 1500 674 (MSI) untuk mendapatkan informasi komprehensif dan layanan interaktif.

Back to top