Engine mounting adalah komponen penyangga mesin yang terbuat dari kombinasi logam dan karet khusus. Meski ukurannya relatif kecil dan kerap luput dari perhatian, komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan, kestabilan, sekaligus keamanan saat berkendara. Agar lebih memahami fungsi dan pentingnya engine mounting, berikut beberapa hal yang perlu diketahui:
Fungsi Utama Engine Mounting
- Stabilitas : Menopang dan menjaga posisi mesin agar tetap presisi.
- Peredam Getaran : Menyerap getaran mesin agar tidak merambat ke rangka mobil.
- Isolasi Suara : Meminimalisir kebisingan mesin di dalam kabin.
- Keamanan : Menahan guncangan mesin saat akselerasi atau pengereman mendadak.
Jenis dan Karakteristik Mounting
- Karet (Rubber) : Konvensional, lebih murah, namun bisa retak seiring usia.
- Hidrolik : Menggunakan cairan untuk redaman lebih halus, sensitif terhadap kebocoran.
- Aktif (Elektronik) : Diatur komputer, otomatis menyesuaikan redaman (mobil premium).
Tanda Kerusakan yang Perlu Diwaspadai
Segera periksa kendaraan Anda jika muncul tanda-tanda berikut:
- Getaran Hebat : Getaran mesin sangat terasa di setir dan dasbor saat idle.
- Bunyi "Abnormal" : Terdengar suara hentakan logam saat mobil berakselerasi atau pindah gigi.
- Posisi Mesin Miring : Secara visual mesin terlihat tidak rata saat kap dibuka.
- Hentakan Kasar : Terasa guncangan tidak wajar saat memindahkan transmisi (terutama matik).
Mengabaikan masalah-masalah ini dapat menurunkan performa mesin, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan merusak komponen lainnya.
Penyebab
Usia pakai (biasanya di atas 5 tahun), sering menghantam jalan rusak, atau terkena paparan tetesan oli yang merusak karet.
Dampak Kerusakan
Jika dibiarkan, kerusakan dapat merembet ke komponen lain, seperti selang radiator yang tertarik, kebocoran knalpot, hingga kerusakan transmisi.
Tips Perawatan dan Penggantian
- Berkendara Halus : Hindari akselerasi dan pengereman yang bersifat mengejutkan secara terus-menerus.
- Cek Kebocoran Oli : Pastikan tidak ada oli yang menetes ke area mounting karena dapat membuat karet cepat lembek/putus.
- Ganti Satu Set : Disarankan mengganti seluruh titik mounting sekaligus agar distribusi beban mesin kembali seimbang.
- Gunakan Suku Cadang Orisinil : Karet imitasi cenderung terlalu keras yang justru membuat getaran mesin makin terasa di kabin.
Kesimpulannya, pemeriksaan rutin engine mounting saat servis berkala dapat membantu menjaga performa kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan pada komponen penggerak lainnya.
Semoga penjelasan di atas dapat menambah pemahaman Anda tentang engine mounting pada kendaraan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk asuransi dari MSIG Indonesia, silakan kunjungi situs resmi kami di www.msig.co.id atau hubungi pusat layanan 1500 674 (MSI) untuk mendapatkan informasi komprehensif dan layanan interaktif.
