MSIG Indonesia untuk Indonesia yang lebih hijau

MSIG Indonesia untuk Indonesia yang lebih hijau

Asuransi MSIG Indonesia baru saja memulai kampanye kegiatan Keanekaragaman Hayati. Sebagai bagian dari kampanye, bersama dengan karyawannya, MSIG Indonesia mengada kan kegiatan pendidikan untuk membahas pentingnya Keanekaragaman Hayati bagi siswa sekolah dasar pada hari Selasa, 12 November 2019 di SDN Grogol Utara 01 Jakarta. Selain itu, MSIG Indonesia juga akan melakukan kegiatan yang sama di dua sekolah lain, yaitu SDN Karang Tengah 07 Bogor dan SDN Rancagong 01 Tangerang. Selain kegiatan pendidikan tersebut, MSIG Indonesia telah melakukan lokakarya tentang gaya hidup ramah lingkungan untuk karyawan, sehingga mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai perusahaan asuransi yang memahami arti lebih pada segala hal, MSIG Indonesia menyadari kebutuhan untuk melindungi keanekaragaman hayati di bumi ini, tidak hanya untuk masa depan bumi, namun juga untuk diri kita sendiri dan generasi mendatang. Kampanye ini selaras dengan komitmen MS&AD Holdings Group, yang diimplementasikan pada rencana jangka menengah "Visi 2021" untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Serta persiapan untuk pelaksanaan POJK Nomor 4 / POJK.05 / 2013 yang mewajibkan semua lembaga jasa keuangan di Indonesia untuk merencanakan dan melaksanakan rencana aksi keuangan berkelanjutan.

Bernard P. Wanandi, Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu cara MSIG Indonesia sebagai perusahaan dan bagian dari masyarakat Indonesia untuk melestarikan alam melalui upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang bertujuan untuk menanamkan pola pikir bahwa hidup kita adalah sangat bergantung pada keanekaragaman yang hidup di bumi ini. Kelangsungan hidup ekonomi, sosial, politik dan masa depan bangsa tidak akan terlepas dari peran keanekaragaman hayati di dalamnya. Karena itu, di samping upaya reboisasi yang diprakarsai oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd, perusahaan induk kami di Jepang, untuk suaka margasatwa Paliyan, Yogyakarta sejak 14 tahun lalu, upaya pendidikan ini merupakan tahap yang sama pentingnya. Kutipan berikut, "Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia selama 44 tahun, kami bersama semua karyawan MSIG Indonesia akan berupaya untuk menciptakan generasi Indonesia yang peduli dan menghargai lingkungan".

Dalam kampanye ini, MSIG Indonesia bekerja sama dengan Hutan Itu Indonesia, sebuah komunitas lingkungan yang berusaha untuk menumbuhkan rasa cinta untuk hutan di komunitas perkotaan. Gerakan positif ini sejalan dengan visi kami yang ditetapkan dalam kampanye lingkungan ini. Melalui bekerja dengan Hutan Indonesia, MSIG Indonesia ingin memastikan bahwa kampanye ini didukung oleh pihak-pihak yang benar-benar memiliki kepedulian terhadap keanekaragaman hayati sehingga tidak hanya berjalan di koridor yang benar, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada masyarakat luas.

Christian Natalie, Koordinator Program Hutan Itu Indonesia menyatakan, “Kami senang mengetahui bahwa sektor swasta juga bersedia memberdayakan masyarakat, terutama anak-anak, karena kita semua memahami bahwa pendidikan Keanekaragaman Hayati sangat penting bagi semua orang termasuk siswa sekolah dasar. Kami menghargai bahwa MSIG mengambil langkah dan akan selalu mendukung segala jenis pendidikan lingkungan, terutama hutan ”.

Selain Hutan Itu Indonesia, kampanye ini juga didukung oleh Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) yang bertindak sebagai penasihat bagi kami untuk memutuskan sekolah mana yang cocok untuk kampanye ini serta cara terbaik untuk berkomunikasi dengan siswa dalam latar belakang yang beragam sehingga bahwa pesan akan dikirimkan secara efektif.
Dalam kegiatan pendidikan di sekolah dasar, kami mengatur serangkaian kegiatan yang menarik dan mendidik seperti bercerita tentang keanekaragaman hayati yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak; mendekorasi botol plastik bekas untuk melatih kreativitas anak sambil mengajarkan nilai yang masih dimiliki oleh barang bekas; dan kegiatan penanaman pohon dengan karyawan MSIG Indonesia.
 

Kembali